Bedah Buku “Warren Buffett and The Interpretaion of Financial Statement”

Beberapa waktu yang lalu, saya mulai mempelajari salah satu buku yang merupakan refleksi dari pengalaman seorang investor besar, Warren Buffet, yang berjudul ” Warren Buffett and The Interpretion of Financial Statement “. Buku ini pada dasarnya merupakan pengembangan dari beberapa buku terkait dengan pemahaman pada laporan keuangan, contohnya Buku Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan dari Joeliardi Sunendar, tetapi dengan filter dari Warren Buffett untu menemukan superstar company. Buku tersebut ditulis oleh Mary Buffett dan David Clark pada tahun 2008.

"Warren Buffett and The Interpretaion of Financial Statement"

Tujuan dari buku ini adalah analisis dan bedah pada laporan keuangan sebuah perusahaan superstar untuk menentukan apakah perusahaan tersebut memiliki competitiveness advantage. Dalam isitilah Warren Buffett yang lain, competitiveness advantage juga mirip dengan economic moat.

Competitive advantage berdasarkan definisi yang saya kutip dari investopedia, merupakan sebuah keunggulan yang menyebabkan sebuah perusahaan/emiten dapat bersaing dengan lebih efisien dibandingkan dengan industry peer-nya. Dalam tersebut, dijelaskan bahwa competitive advantage saja tidak cukup, sebuah perusahaan harus memiliki “Durable Competitive Advantage” sehingga analisis laporan keuangan dalam jangka panjang menjadi sangat penting.

Berikut ini adalah kriteria screening pada tiap bagian dari laporan keuangan (financial statement)

  1. Profit and Loss Statement (P/L Statement)
    • Pendapatan harus konsisten naik dalam jangka panjang (ambil range 10 tahun)
    • Gross profit margin (GPM) tinggi (GPM > 40% dalam jangka panjang)
      • Untuk GPM > 40% artinya perusahaan sangat profitable
      • Untuk GPM < 40% artinya perusahaan ada di dalam industry yang cukup kompetitif
      • Untuk GPM < 20% artinya perusahaan ada di dalam kompetisi yang sangat kompetitif
    • Selling, General and Administrative Cost atau beban penjualan < 15% dari operating income (EBIT)
    • Interest payment atau pembayaran bunga < 15% dari operating income (EBIT)
    • Net interest margin harus memenuhi beberapa kriteria berikut
      • Secara jangka panjang dalam tren naik
      • Secara konsisten lebih tinggi dibandingkan kompetitor sejenis
      • NPM > 20 % pertanda baik
  2. Balance Sheet
    • Kas dan setara kas dalam kondisi uptrend/kenaikan
    • Utang jangka pendek dan jangka panjang tidak dimiliki perusahaan
    • Retained earning terus bertumbuh secara konsisten
    • Treasury stock merupakan indikasi dari perusahaan yang baik (bahkan Warren Buffett menyebut hal tersebut sebaik ‘hallmark’)

3. Cash Flow Statement

Untuk cash flow statement, Warren Buffett meng-state bahwa perusahaan yang menggunakan < 50% dari net earnings (pendapatan bersih) untuk capex merupakan perusahaan dengan durable competitive advantage. Hal ini dapat dipahami, karena perusahaan yang memiliki durable competitive advantage hanya membutuhkan sedikit biaya investasi untuk tetap menjadi ‘key player’ di dalam industri.

 

Demikianlah review singkat tentang buku “Warren Buffett and The Interpretation of Financial Statement”. Di tulisan-tulisan berikutnya, akan kita bahas dengan menggunakan study case beberapa emiten di IHSG.